PIC & Akuntabilitas
Pemisahan yang jelas antara accountable owner, PIC execution, authority, escalation, dan human accountability.
Pertanyaan utama: Siapa yang accountable terhadap hasil dan siapa yang bertanggung jawab menjalankan pekerjaan?
1. Penanggung Jawab dan PIC
DHASTRAM membedakan accountability dari execution responsibility. Penanggung Jawab memiliki accountability utama terhadap hasil. PIC bertanggung jawab menjalankan pekerjaan atau koordinasi action tertentu.
2. Penanggung Jawab ≠ PIC
| Penanggung Jawab | PIC |
|---|---|
| Accountable terhadap hasil | Responsible terhadap execution |
| Memastikan tinjauan dan keputusan | Memastikan pekerjaan dilakukan |
| Dapat berada pada level pimpinan | Dapat berada pada level pelaksana/project lead |
3. Akuntabilitas ≠ Blame
Akuntabilitas berarti kewajiban memastikan, menjelaskan, mengambil tindakan, dan mengeskalasi bila diperlukan. Tujuannya bukan mencari pihak untuk disalahkan.
4. Object Penanggung Jawabship
Sasaran Strategis, KPI, Inisiatif, Temuan, Tindakan Perbaikan, Asumsi, dan Bukti Pendukung dapat memiliki ownership sesuai kebutuhan. Sistem harus menghindari ambiguity mengenai siapa yang harus bertindak.
5. Wewenang Keputusan
Akuntabilitas membutuhkan authority yang cukup. Penanggung Jawab yang tidak memiliki akses terhadap sumber daya, information, atau decision rights akan sulit menjalankan tanggung jawabnya.
6. Escalation
Kondisi Kritis, kritis terkait Dharma breach, invalidated asumsi, overdue corrective action, atau strategic risiko perlu memiliki escalation path.
7. Cross-Functional Akuntabilitas
Sasaran lintas fungsi dapat memiliki satu accountable owner dengan contributors dari beberapa unit. Alignment tidak memerlukan semua pihak menjadi co-owner.
8. Bukti Pendukung of Akuntabilitas
Catatan Keputusan, tinjauan notes, approvals, action follow-up, escalation, dan effectiveness tinjauan membantu menunjukkan bahwa accountability benar-benar dijalankan.
9. AI dan Akuntabilitas
AI dapat memberi analysis atau recommendation, tetapi tidak menjadi accountable owner. Human decision maker tetap memverifikasi dan bertanggung jawab.
10. Kesalahan Umum
- Penanggung Jawab dan PIC dianggap sama.
- Terlalu banyak co-owner.
- Akuntabilitas dipakai untuk menyalahkan.
- Penanggung Jawab tanpa authority.
- AI recommendation dianggap keputusan final.
11. Pertanyaan untuk Pimpinan
- Siapa accountable terhadap hasil?
- Siapa PIC execution?
- Apakah owner memiliki authority?
- Kapan escalation diperlukan?
- Apakah keputusan penting terdokumentasi?
Hubungan dengan Sistem DHASTRAM
Execution Domain menghubungkan Sasaran Strategis dengan measurement, intervention, work, evidence, accountability, monitoring, dan management attention. Setiap record perlu memiliki hubungan yang jelas agar strategi dapat ditelusuri dari keputusan sampai hasil dan kembali menjadi pembelajaran.